NATAL: NARASI DON’T WORRY BE HAPPY

Don't worry be happy

Don’t worry be happy

Ketakutan

Suasana menjelang Natal kali ini, membuat saya teringat akan lagunya Bobby McFerrin dari album Simple Pleasures yang dirilis tahun 1988. Lagu itu sangat sederhana, dinyanyikan dengan irama reggae jazzy yang enteng, diiringi alat musik yang simpel, dan tidak bikin mumet, senada dengan syairnya yang ringan tetapi berbobot.

Bait awalnya pun tidak muluk-muluk: Here’s a little song I wrote. Tetapi, lagu sederhana ini menawarkan cara sederhana untuk menghadapi persoalan yang tidak sederhana, yakni ketakutan, kegelisahan, kerisauan, kekhawatiran, yang sering mendomplengi berbagai masalah dalam kehidupan manusia. Dan yang lebih memprihatinkan adalah bahwa ketakutan dan kerisauan ini justru telah menggandakan berbagai persoalan tersebut.

In every life we have some trouble
When you worry you make it double
Don’t worry, be happy

Bahwa ada masalah dalam hidup, itu hal biasa. Tetapi yang tidak harus menjadi biasa adalah bahwa masalah itu dikhawatiri, ditakuti, atau dirisaui secara berlebihan. Masalah yang sederhana atau rumit sekalipun, bisa diselesaikan dengan cara yang sederhana. Seringkali masalah sederhana malah diselesaikan dengan cara yang rumit. Akibatnya, boro-boro masalah diselesaikan, yang terjadi adalah munculnya masalah baru yang mungkin saja lebih rumit. Kita bisa berkaca pada berbagai masalah yang melanda negeri kita akhir-akhir ini.

Upaya untuk memperumit masalah yang sederhana biasanya telah didomplengi oleh kekhawatiran-kekhawatiran yang ditimbulkan dari masalah tersebut. Kadang kala, kekhawatiran justru lebih besar daripada masalahnya sendiri. Padahal ketika masalahnya diselesaikan, kekhawatiran-kekhawatiran pun akan sirna dengan sendirinya.

Ada juga masalah yang memang tidak bisa diselesaikan, maka seharusnya tidak perlu dipersoalkan, dan karenanya harus diterima dan tidak perlu dikhawatiri. Artinya takut atau tidak, khawatir atau tidak khawatir, hasilnya tetap sama. Ketakutan tidak mengubah keadaan. Seorang penumpang pesawat yang sedang dalam penerbangan, tidak perlu takut bahwa pesawatnya akan jatuh, karena ketakutannya tidak berpengaruh sedikit pun pada jatuh atau tidaknya pesawat.

Ada juga orang yang mempersoalkan fakta, dan karenanya memelihara terus masalahnya, karena masalah tersebut terus menempel pada faktanya, dan dengan demikian akan abadi bersama dengan faktanya. Apa yang menjadi fakta hendaknya diterima sebagai fakta, dan tidak perlu dijadikan masalah. Jangan pernah mempermasalahkan fakta. Bahwa saya lahir dari keluarga tertentu, di tempat tertentu, dengan kondisi tertentu (miskin atau kaya), tidak perlu dipersoalkan, karena saya tak pernah bisa mengubah sejarah hidup saya; itu adalah fakta historis yang sekali terjadi tetap terjadi.

Ketika hal ini saya persoalkan, sesungguhnya saya telah menciptakan persoalan yang tak pernah bisa diselesaikan, karena saya tidak bisa lahir ulang. Sikap ini seharusnya diperlihatkan ketika orang berhadapan dengan keanekaragaman budaya, agama, keyakinan, kepercayaan. Semua keanekaragaman itu adalah fakta-fakta yang tak pernah bisa dihilangkan. Maka mendomplengkan persoalan pada fakta-fakta tersebut, setali tiga uang dengan terus memelihara persoalan itu tanpa bisa diselesaikan.Upaya untuk menyelesaikan persoalan seperti ini hanyalah membuang biaya dan energi, karena masalahnya tak pernah bisa diselesaikan.

Praktik yang sering diimplementasikan juga adalah bahwa lebih banyak energi, waktu, dan perhatian, dihabiskan untuk persoalan-persoalan di sekitar ketakutan daripada untuk persoalannya sendiri. Akibatnya banyak orang lalu mempraktikkan pola Nazaruddin dari cerita Suffi, yang mencari kunci yang hilang, di tempat yang terang, dan bukannya di gudang tempat kunci itu jatuh, hanya karena gudang itu gelap.

Jangat takut

Simak syair Bobby selanjutnya:

Ain’t got no place to lay your head
Somebody came and took your bed
Don’t worry, be happy
The land lord say your rent is late
He may have to litigate
Don’t worry, be happy

Tidak mendapatkan tempat untuk meletakkan kepala? Dan ada orang datang mengambil tempat tidurmu? Jangan cemas, tetaplah gembira. Pemilik kontrakan mengatakan Anda sudah terlambat bayar kontrakan? Dia bisa memperkarakan Anda. Tetapi, jangan khawatir, tetaplah gembira.

Sepertinya kebahagiaan itu bertolak belakang dengan ketakutan dan kerisauan, tetapi sama-sama berada pada garda yang sama. Manusia Yesus pun sangat memahami itu. Berkali-kali Dia menguatkan hati kita dengan menegaskan “Jangan takut” (Mat 8: 26; 10: 31; 14: 27; 28: 10; Mrk 4: 40; 5: 36; 6: 50; Yoh 6: 20; 12: 15; Kis 27: 24). Bahkan menjelang kelahirannya pun banyak pihak yang takut, dan perlu mendapatkan peneguhan. Maria takut dan risau ketika menerima kabar gembira untuk menjadi ibu Yesus (Luk 1: 30); Yusuf takut mengambil Maria menjadi istrinya (Mat 1: 20); gembala-gembala takut (Luk 2: 10) ketika kedatangan malaikat. Tetapi imaginasi manusiawi kampungan saya menggambarkan bahwa para gembala takut karena di larut malam terdengar suara tangsian bayi dari dalam gua. Jangan-jangan ada kuntilanak. Bahkan Herodes pun takut, kalau-kalau sang bayi yang diramalkan akan jadi raja itu akan merebut kekuasannya kelak.

Ketakutan Herodes tidak mendapatkan peneguhan dan karenanya dia justru telah menggandakan masalah. Dia menciptakan masalah baru dengan membunuh bayi laki-laki tak berdosa, dengan perhitungan bahwa bayi yang ditakutinya itu pun ikut tersingkirkan.

Pesan Natal

Sepertinya ada pesan Natal juga di balik dendang Bobby McFerrin ini. Pesannya sederhana dan tidak rumit. “Jangat takut, jangan khawatir, jangan risau”. Tetapi itu serta merta bisa diartikan bahwa kita diajak untuk menjadi preman pemberani yang agresif, atau demagog penghasut yang menebarkan ancaman dan ketakutan kepada siapa saja, terutama mereka yang berbeda dari kita. Tidak. Jangan takut artinya jadilah tenang, damai, tetap percaya, gembira selalu. Karena bersikap preman, berperilaku agresif, dan suka mengancam siapa saja, menebar kebencian dengan hate speech, menjelek-jelekkan, fitnah, dan sebagainya, sesungguhnya adalah pertanda masih bercokolnya kekhawatiran, ketakutan, kerisauan dalam diri penyikap dan pelakunya. Dengan membebaskan diri dari semua ketakutan itu, orang akan hidup lebih tenang, tidak risau dan tetap gembira.

Berikut ini adalah syair lagu seutuhnya yang diambil dari http://www.azlyrics.com.

“Don’t Worry, Be Happy”
Here’s a little song I wrote
You might want to sing it note for note
Don’t worry, be happy
In every life we have some trouble
When you worry you make it double
Don’t worry, be happy

Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don’t worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
(Don’t worry, be happy)
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don’t worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
(Don’t worry, be happy)

Ain’t got no place to lay your head
Somebody came and took your bed
Don’t worry, be happy
The land lord say your rent is late
He may have to litigate
Don’t worry, be happy
(Look at me I’m happy)

Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don’t worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be Happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Here I give you my phone number
When you worry call me, I make you happy
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don’t worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh

Ain’t got no cash, ain’t got no style
Ain’t got no gal to make you smile
But don’t worry, be happy
‘Cause when you worry
Your face will frown
And that will bring everybody down
So don’t worry, be happy
Don’t worry, be happy now

Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don’t worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Don’t worry, be happy
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don’t worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Don’t worry, be happy

Now there, is this song I wrote
I hope you learned it note for note
Like good little children
Don’t worry, be happy
Listen to what I say
In your life expect some trouble
When you worry you make it double
Don’t worry, be happy, be happy now

Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don’t worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Don’t worry, be happy
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don’t worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Don’t worry, be happy

Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don’t worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don’t worry, don’t worry, don’t do it, be happy)
Ooh oo-ooh oo-ooh
(Put a smile on your face, don’t bring everybody down)
Ooh, ooh ooh ooh oo-ooh ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(Don’t worry)
Ooh oo-ooh ooh ooh oo-ooh
(It will soon pass, whatever it is)
Ooh oo-ooh oo-ooh
Don’t worry, be happy
Ooh oo-ooh oo-ooh
I’m not worried, I’m happy

Selamat berdendang di Natal yang Damai, dan Tenang

25 Desember 2015

Don’t Worry Be Happy

Benyamin Molan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s