SAKIT DALAM BAHASA KEDANG: LAEN MOLENG

Laen moleng adalah istilah bahasa Kedang untuk sakit (illness bukan pain). Istilah ini pun terutama digunakan untuk orang yang sakit serius. Kalau sakit demam, istilah yang sering dipakai hanya panan (demam) atau emi-ruku (dingin menggigil karena demam).

Mengapa sakit serius, bahkan kalau kritis keadaannya justru disebut laen moleng. Perlu diselidiki di sini kata moleng, sebagai pasangan kata laen, itu digunakan dalam arti apa? Kata moleng sendiri sebenarnya bisa berarti sembuh, tetapi bisa juga berarti lembut, lembek, lemah gemulai, tak bertenaga (moleng talan, atau, moleng tikuq). Yang perlu diselidiki adalah moleng dalam kata laen moleng ini digunakan dalam arti yang mana? Sembuh atau lemah gemulai?

Kalau moleng di sini digunakan dalam arti sembuh, maka istilah ini menampakkan adanya semacam sikap optimis yang dibangun untuk melawan sakit; suatu optimisme sugestif yang sarat dengan harapan, yang mampu memberikan kekuatan dan daya kesembuhan. Itu berarti istilah ini mau membangun semangat dan optimisme demi menghasilkan energi dari dalam diri yang mampu membawa kesembuhan. Dalam sakit terkandung harapan akan kesembuhan. Ketika orang jatuh sakit, apa lagi sakit serius, tentu saja yang diharapkan adalah kesembuhan. Tampak di sini bahwa bahasa juga punya kekuatan untuk menyembuhkan. Bahasa tidak hanya untuk menjelaskan dan mengekspresikan sesuatu melainkan juga mengandung kekuatan. Filsuf Ludwig Wittgenstein banyak membicarakan soal ini.

Selanjutnya kalau moleng di sini berarti sembuh maka pasangan kata laen di sini adalah lawan dari moleng. Ini mungkin saja terjadi, karena ada juga kata-kata dalam bahasa Kedang yang pasangan katanya merupakan lawan kata, seperti tebeq mader yang artinya duduk, tetapi arti harafiahnya sebenarnya adalah duduk-berdiri, atau teqel tebeq, yang artinya tidur, sebenarnya secara harafiah berarti duduk-tidur. Ketika mengacu pada model ini, kata moleng di sini hanya untuk melengkapi kata laen. Yang lebih mau disampaikan dalam ungkapan ini adalah sakit seriusnya, bukan soal kesembuhan.

Tetapi, seperti sudah disinggung, kata moleng di sini juga bisa berarti lembut gemulai, lembek tak bertenaga. Kalau moleng diartikan demikian, maka moleng di sini, berfungsi sebagai penegasan atas keseriusan sakitnya. Orang yang sakit serius akan menjadi orang yang lemah, lunglai, lesu, dan tak bertenaga.

Dalam arti ini, kata laen moleng mau mengatakan bahwa orang yang sakit serius akan menjadi tak bertenaga, lemah, terkulai. Karena itu dia membutuhkan bantuan, pengobatan, sari makanan dari luar supaya dia bisa menjadi kuat kembali. Di sini aspek dukungan eksternal menjadi penting, bahwa seorang sakit serius adalah orang tak berdaya, dia membutuhkan bantuan untuk memulihkan lagi kekuatannya seperti semula.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa istilah laen moleng dalam bahasa Kedang bagi  mereka yang sakit keras memiliki rmaksud ganda. Pertama adalah peniupan semangat internal dalam diri orang yang sakit agar mendapatkan energi kesembuhan. Di sini kata moleng dalam laen moleng berarti sembuh. Kedua adalah dukungan dan semangat yang ditiupkan dari luar (eksternal) yang datang dari sanak keluarga, handai tolan. Di sini kata moleng dalam laen moleng diartikan sebagai lemah, lunglai, tak berdaya. Dengan kata lain, seorang sakit perlu disuntikkan semangat hidup dari dalam dirinya (internal), dan mendapatkan dukungan dari pihak sanak keluarga, sahabat, dan kenalan (eksternal).

Di sinilah kita bisa mengerti mengapa orang yang sakit serius harus meminta perlindungan ke rumah paman (saudara lelaki ibu). Karena dari keluarga paman inilah kehidupan dan jiwa si sakit itu berasal. Di sini, kedua aspek menyangkut moleng ini terpenuhi. Pemberian semangat dan harapan dalam jiwa untuk menjadi sembuh, dan dukungan dari luar (keluarga) untuk membuat dia kembali bangkit dan tidak terus menerus menjadi lemah dan tak berdaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s