BERPIKIR KRITIS DAN PEMECAHAN MASALAH

Kadang-kadang kita dihadapkan dengan masalah yang menampilkan data-data yang acak, dengan informasi-informasi terbatas, tetapi sebenarnya dalam data-data yang acak dan terbatas itu terkandung informasi-informasi yang bisa ditemukan kalau kita benar-benar berpikir kritis.

Misalnya, logic game yang ditampilkan berikut ini menyediakan data-data yang acak dan terbatas, tetapi sebenarnya bisa disusun sedemikian rupa sehingga justru memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalahnya.

Ada tiga nara-pidana cerdas dalam sebuah penjara. Yang pertama melek matanya, yang kedua buta sebelah matanya, dan yang ketiga buta total. Sipir penjara berjanji akan membebaskan salah satu dari mereka yang mampu menyelesaikan logic game berikut ini. Pak sipir memiliki tiga topi putih dan dua topi merah. Tiga dari topi itu akan diambil dan dipasangkan di kepala masing-masing ketiga narapidana itu. Tetapi masing-masing narapidana itu tidak melihat topi warna apa yang ada di kepalanya sendiri. Mereka juga tidak mengetahui warna topi yang tersisa, yang tidak dipasangkan. Namun tentu saja mereka dapat melihat (khusus bagi yang mampu melihat) topi yang ada di kepala temannya. Ketiganya lalu dikumpulkan di satu ruang untuk memulai game itu. Dan sipir berjanji untuk membebaskan siapa yang berhasil menebak dengan tepat warna topi yang ada di kelanya sendiri. Untuk mencegah tebakan yang asal-asalan, sipir mengancam untuk menambah hukuman bagi narapidana yang memberikan jawaban yang salah. Topi pun dipasangkan di kepala ketiga nara-pidana itu. Si melek mendapat giliran pertama untuk menebak. Setelah melihat ke kepala kedua temannya dan berpikir sejenak, dia mengaku bingung dan tidak berani menebak. Giliran kedua diberikan kepada nara pidana kedua yang buta sebelah matanya. Ternyata nara-pidana ini pun bingung dan mengaku tidak berani menebak. Pak sipir sebenarnya sudah tak berniat lagi melanjutkan game itu karena dia beranggapan bahwa yang mampu melihat saja bisa bingung dan tidak mampu menebak dengan tepat, apa lagi yang buta sama sekali. Tetapi dia terkejut ketika si buta bersikeras mengatakan dia tahu dengan tepat topi apa yang ada di kepalanya. Pak sipir akhirnya mengizinkan si buta menebak juga. Lalu dengan tersenyum gembira si buta itu berkata: “Saya tidak harus melihat dengan mata. Tetapi saya bisa melihat dengan mendengar dan berpikir. Kebingungan kedua sahabat saya justru memberi informasi yang terang benderang kepada saya untuk mengetahui dengan sangat pasti bahwa topi saya berwarna _________!”. Dan sesuai janji pak sipir si buta pun dibebaskan, karena jawabannya memang tepat.  Apa sesungguhnya jawaban si buta? Mengapa hanya dengan mendengar dan berpikir dia bisa mengetahui warna topi yang ada di kepalanya sendiri? Ingat, yang ditanyakan adalah warna topi di kepala sendiri dan bukan warna topi temannya.

Simak jawaban logic game ini, dan logic games lainnya, dalam buku: Benyamin Molan. 2012. LOGIKA: Ilmu dan Seni Berpikir Kritis. Jakarta: Indeks,  hal. 18-20.

6 thoughts on “BERPIKIR KRITIS DAN PEMECAHAN MASALAH

    • Terima kasih Bung Dondy. Mengapa merah dan bukan putih? Silahkan mencoba semua kemungkinan dan Anda akan menemukan jawabannya yang sangat pasti.Kalau penasaran buka saja Buku Logika Ilmu dan Seni Berpikir Kritis. Salam.

  1. kemungkinan kalo ga 2 putih 1 merah, 2merah 1 putih, dan 3 merah, nah yang mata normal dia ga bsa nebak ,dan si melek ga bsa jg , nah kemungkinan 3-3nya itu merah , karna kalo 1 putih 1 merah kemungkinan bsa nebak kalau yang satunya itu putih maupun merah dan si melek jg sebaliknya. bener ga sih ? hehe

    • Terima kasih Jonathan, sudah mencobanya. Pertanyaannya adalah si buta mengenakan topi warna apa yang membuat kedua temannya tidak bisa menebak warna topi mereka sendiri. Misalnya, kalau si buta mengenakan topi merah, si melek mengenakan topi putih dan si setengah melek mengenakan topi merah, maka pasti akan bisa tertebak oleh si melek, karena topi merah cuma ada 2. Cobalah semua kemungkinan dengan si buta mengenakan topi merah. Selanjutnya, cobalah dengan mengandaikan si buta pakai topi putih. Selamat mencoba dan Anda akan menemukan jawabann yang pasti. Slamat mencoba.

  2. Sibuta menjawab putih.

    sibuta mendapatkan ksempatan terakhir untuk mnebak warna topi, salah satu dari kdua temannya yg bs mlihat pasti dpat mngetahui jika mlihat 2 topi warna merah, karna topi warna merah cuma ada 2. namun mreka bingung. berarti tinggal 1 kmungkinan, yaitu topi yg d pakai si buta pasti berwarna putih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s