LEMBATA BARU: SELAMAT & SUKSES!

Rangkaian pemilukada Lembata 2011 yang penuh gejolak dan dinamika akhirnya rampung sudah dengan terpilihnya paket Lembata Baru sebagai bupati dan wakil bupati Lembata periode 2011-2016.  Lembata Baru berhasil mengumpulkan suara 51,63 persen sedangkan Titen mendulang 48,37 persen suara. Proficiat untuk Eliazer Yentji Sunur dan Viktor Mado Watun.  Terima kasih kepada paket Titen yang secara fair menerima hasil ini, walaupun tidak berarti bahwa segala sesuatunya telah berjalan mulus. Pasti ada bagian dari riak gelombang ikutan yang telah turut menggoncang, ketika sebuah kapal harus mengarungi lautan. Terima kasih juga kepada semua paket lainnya yang sudah ikut menjadi bagian dari proses ini. Partisipasi mereka pasti telah ikut berkontribusi bagi mendewasanya demokrasi di Lembata, dan telah ikut menciptakan exercise yang mudah-mudahan telah berfungsi juga untuk meningkatkan kualitas paket terpilih. Terima kasih juga kepada KPU dan Panwaslu serta semua aparat terkait yang sudah mengawal dengan setia jalannya seluruh perhelatan demokratis ini.

Kini bupati dan wakil bupati baru Lembata sudah terpilih. Mari kita berikan dukungan supaya bupati dan wakil bupati yang baru ini bisa bekerja maksimal ke arah mensejahterakan rakyat Lembata. Tentu sekali ajakan dukungan ini harus dilakukan dengan sungguh-sungguh mengingat suara yang diraih tidak terlalu signifikan.  Selain selisih suara yang tidak terlalu besar, suara golput juga cukup besar. Konon kabarnya, jumlah golput dalam pemilukada putaran kedua ini sekitar 27 persen dari daftar pemilih tetap. Suatu jumlah yang cukup membetot perhatian. Semua ini mengindikasikan bahwa bupati baru kita membutuhkan dukungan.

Cair

Dukungan itu tentu bisa dilakukan melalui pendekatan pada paket-paket lain untuk secara sportif mengajak konstituennya memberikan dukungan. Yang jelas, bupati Lembata terpilih adalah bupati bagi seluruh rakyat Lembata, bukan hanya bupati untuk mereka yang memberikan suara dukungannnya dalam pemilukada.  Maka seluruh kotak-kotak perpaketan harus segera dileburkan, termasuk di sini suara-suara golput yang jumlahnya cukup besar itu.

Perlu kita sadari bahwa pemberian suara dalam pemilukada adalah bagian dari metode dan proses yang berfungsi untuk memilih dan menentukan siapa yang bisa detetapkan sebagai bupati dan wakil bupati yang sah, dan bukan untuk menunjukkan kepemilikan bupati. Seolah-olah bupati hanya milik mereka yang memberikan suaranya pada pemilukada. Tidak. Proses dan metodenya sudah berjalan, dan ujung dari proses itu adalah terpilihnya bupati dan wakil bupati untuk Lembata seluruhnya. Mari kita tinggalkan prosesnya dan kita ambil hasilnya.

Dengan demikian upaya mencairkan suasana usai pemilu adalah bagian yang penting dari soal pelepasan proses dan pengambilan hasil tadi. Ada baiknya kalau pesta syukuran diarahkan menjadi pesta pencairan; ucapkan selamat tinggal pada proses, dan selamat datang hasil. Biarkan proses dan metode yang sudah usai fungsinya itu berlalu. Kita masuk ke proses, metode, dan langkah baru untuk mencapai target utamanya sekarang yakni kesejahteraan rakyat. Kalau pilkada adalah proses menemukan instrumen, maka kada adalah proses menggapai terminal. Instrumen bisa diganti, tetapi terminal tidak. Maka jangan terpukau dan hanya mengikat diri pada instrumen. Mari kita menatap terminal kita, sambil menata instrumen-instrumen baru yang sesuai, untuk mendukung tercapainya target itu.

Program100 hari

Dukungan juga bisa didapatkan melalui gebrakan program seratus hari. Seratus hari pertama adalah momen strategis untuk kesuksesan langkah selanjutnya. Ibarat dalam sepak bola, gol pada menit-menit awal adalah gol pemberi semangat; gol yang mengangkat morale pemain di lapangan. Berarti move 100 hari pertama punya peran yang sangat besar untuk menunjukkan eksistensi, menarik dukungan dan meraih simpati. Maka apa yang sudah dipertimbangkan sebagai gebrakan strategis seratus hari pertama harus direncanakan secara matang dan berani, supaya sukses. Jika tidak maka langkah selanjutnya akan menjadi seret dan tertatih.

Mungkin ada hal urgen yang perlu diklarifikasi secara tegas, menyangkut hal yang selama ini menjadi keprihatinan rakyat. Misalnya soal tambang. Bupati dan wakil bupati baru harus menunjukkan sikap yang jelas dan transparan soal tambang. Sikap ini tidak hanya diklarifikasi melalui pernyataan melainkan juga diaplikasikan  dalam program, seperti tata ruang. Seandainya masih ada sikap abu-abu dalam soal ini, maka dukungan yang didapatkan pun akan tetap abu-abu. Sikap transparan ini penting, supaya juga ada sikap yang jelas mengenai program alternatif yang bisa dikembangkan untuk menggantikan tambang. Jika tidak, maka kemilau emas dan tembaga bakal menyilaukan akal sehat untuk berpikir serius tentang program-program alternatif. Kita bisa menjadi seperti lebai malang, yang kehilangan dua-duanya. Tambang tidak jalan, program alternatif juga melempem. Maka perlu sikap tegas. Tolak tambang, supaya ada keseriusan memikirkan program alternatif.

Tentu sekali kesuksesan lebih lanjut sebagai bupati, sangat tergantung juga pada tim sukses baru, yang kali ini adalah barisan birokrat yang akan siap bekerja. Kerja tim sukses ini justru yang penting untuk menentukan sukses atau tidaknya seorang dalam jabatannya sebagai bupati. Maka kejelian menata birokrat juga menjadi penting. Korupsi, kolusi, nepotisme juga hendaknya disikapi tegas. Mungkin berat, tetapi dalam hal ini bupati bisa memanfaatkan secara positif adagium yang  dianggap negatif: Tidak ada kawan atau lawan abadi dalam politik; yang abadi cuma kepentingan.  Kepentingan kesejahteraan rakyat harus menjadi nomor satu. Maka keberanian sebagai keutamaan seorang pemimpin sangat didambakan. Perlu disadari bahwa tipe birokrat penjilat alias ABS biasanya hanya bekerja untuk melestarikan posisinya, dan tidak banyak memfungsikan posisinya demi kepentingan rakyat. Artinya kalau bupati benar-benar memperhatikan kepentingan rakyat, maka manfaatkan birokrat yang profesional dan memang mau bekerja untuk rakyat. Kalau perlu, penentuan posisi itu dilakukanlah melalui fit and proper test supaya bisa didapatkan the right man in the right place, dan bukan hanya didasarkan pada daftar urutan kedekatan.

Perlu disadari juga bahwa pemerintah itu bukan satu-satunya pihak yang secara tulus mau mensejahterakan rakyat. Ada juga pihak-pihak lain yang juga tak kalah tulusnya, dan karenanya mendapatkan kepercayaan besar dari rakyat. Pemerintah, dalam hal ini bupati, juga harus mampu mendekati dan berinisiatip mengajak kerja sama dengan berbagai pihak yang tak kalah tulus ini. Prinsip sinergi dalam hal ini, tentu saja bermanfaat untuk mencapai hasil yang maksimal.

Gebrakan seratus hari harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat. Tentu saja kebutuhan rakyat pun harus dicermati dan benar-benar diuji, untuk memastikan bahwa itu memang betul-betul kebutuhan rakyat. Yang sering terjadi adalah bahwa yang ditemukan sebagai kebutuhan rakyat itu sesungguhnya bukan kebutuhan rakyat melainkan apa yang menurut pemerintah dibutuhkan rakyat.

Konon ceritanya, ada seorang tuli yang dioperasi dan mendapatkan kemampuan mendengar, ternyata kemudian malah melancarkan protes: “Mengapa saya tidak ditanya dulu? Karena setelah mampu mendengar, saya malah stres, karena mendengar semua kepalsuan dan kebohongan yang tidak habis-habisnya.” Ternyata kemampuan mendengar itu bukan kebutuhan si tuli, melainkan kebutuhan yang oleh orang lain diandaikan sebagai kebutuhan si tuli. Mereka menganggap si tuli membutuhkan itu.  Ternyata tidak. Maka berhati-hatilah dalam mengklaim kebutuhan rakyat. Hanya rakyat yang tahu apa kebutuhan mereka. Dengarkan rakyat dan keluh kesah mereka dengan metode dan pendekatan yang tepat.

Tentu saja ada banyak hal yang bisa dibuat sebagai program seratus hari. Tetapi dari sekian banyak hal itu, mesti dipilih yang betul-betul mampu membuat move. Kita yakin Bung Yance dan Bung Viktor akan mampu melakukannya. Mari kita dukung dan doakan agar Bupati baru, yang datang dari Lembata Baru, bisa menghadirkan gebrakan-gebrakan dan program-program barunya  sehingga pada waktunya bisa menampilkan wajah Lembata yang baru, sare dan hara dien. Lembata menanti.

Benyamin Molan Amuntoda

6 thoughts on “LEMBATA BARU: SELAMAT & SUKSES!

  1. Selamat & proficiat u/ Bupati dan wakil bupati yang baru. Semoga 5 tahun ke depan, LEMBATA menjadi sebuah Kota Kabupaten yang lebih baik & lebih bagus dari sekarang. Dan juga, semoga Bupati dan Wakil Bupati yang terpilih ini dapat menjadi “PENYAMBUNG ASPIRASI” dari warga Lembata secara umum dan warga KEDANG secara khusus. (dari kelompok arisan Leuwayan Jabodetabek)

    • Ucapan selamat ini sekaligus mewakili kelompok arisan Leuwayan, Alumeka Rasa. Beliau kan anggota Arisan Leuwayan. Sekali-sekali kita arisan di Lewoleba, kalau giliran ketempatan di rumahnya. Hehehe. Tapi ongkos bayar sendiri-sendiri ya.

  2. Bapak Bupaiti …..sekali lagi…. hanya harapan yang selalu kami dambahkan dari program Bapak Bupati, terlebih Lembata tersenyum. saat ini Lembata sudah tersenyum lewat Juara Nasional Kebudayaan Tingkat Nasional. Jadikanlah generasi ini sebagai langka awal pemberdayaan Kebudayaan Daerah Kab. Lembata untuk membuka daerah pariwisata di Kab. Lembata dan sebagai aset untuk mendatangkan pariwisata lembata sebagai pemasukan pendapatan dibidang kebudayaan dan pariwisata. trims

  3. Generasi molansio…..seiring dengan rencana terpilihnya saya sebagai Ketua PARADE NUSANTARA, maka saya ingin mendapatkan masukan dari teman-teman molansio, untuk memberikan masukan sekaligus menyikapi kehadiran parade. Parade nusantara bertujuan untuk mengawali subsidi Pemerintah kususnya di Bidang Pertanian dan Nelayan bagi masyarakat desa. mohon masukan molansio tentang subsidi pemerintah di kedua bidang di atas, apakah selama ini terwujud atau dibungkam pemerintah.,,, mohon komentar.

  4. Salam Kasih dalam nama Yesus ! Atas nama Keluarga Besar Kedang di Makassar mengucapkan selamat Natal 25 Desember 2012 dan Selamat Tahun Baru 2013, semoga kehadiran Tuhan di tengah-tengah kita mendapat kehangatan baru dalam mewujudkan iman kita dan semoga Tahun Baru Membawa kebahagian kepada kita semua. Tuhan Memberkati Kita semua dalam tugas dan karya kita masing-masing……….!

    • Selamat Natal 25 Desember 2012 dan Tahun Baru 1 Januari 2013, juga dari Jakarta untuk para saudaraku di kota Daeng. Semoga Natal membawa ketenangan di hati, kejernihan dalam pikiran, pertobatan dalam jiwa, berkat dalam keluarga, dan damai dalam mayarakat, bangsa, dunia, sekarang dan selama-lamanya.Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s