ENAM BALON BERMETAMORFOSIS MENJADI CALON

Sesuai jadual, hari ini 23 Maret 2011, KPUD Lembata mengumumkan bahwa 6 paket balon pemilu kada Lembata telah ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati untuk mengikuti pemilu kada Lembata pada tanggal 19 Mei 2011.

Dengan demikian 6 dari 11 balon telah bermetamorfosis menjadi calon. Mereka ditetapkan sebagai pasangan calon yang memenuhi syarat untuk mengikut pemilu kada Lembata 2011. Paket-paket tersebut adalah Titen (Herman Loli Wutun-Viktus Murin), Lembata Baru (Eliaser Y. Sunur-Viktor Mado Watun) , Jonson (Johanes Lake-Simon G. Krova), Sinar (Anthanasius Aur Amuntoda-Bernadus Boli Hipir), Ayo (Andreas Nula Liliweri-Yoseph Meran Lagaur), dan LiRik KusPlus (Bediona Philipus-Fredrikus Wahon).

Sedangkan lima paket balon yang tidak memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai calon peserta Pemilu Kada Lembata 2011, adalah dua paket dari jalur independen, KASIH (Lukas L. Witak-Muhidin Ishak) yang terganjal masalah kesehatan, dan Tite Hena yang tidak memenuhi syarat dukungan minimal 7.918 suara. Tiga paket lain yang diusung koalisi partai dan terancam gugur karena masalah keabsahan pengurus partai, antara lain, PETANI (Petrus Tawa Langoday-Akhmad Bumi), Firman (Fransiskus Making-Usman Syarif) dan Pelayan (Paulus Doni Ruing-Yohanes Kia Poli Yunior).

Hasil ketetapan ini sebenarnya tidak cukup mengejutkan, karena tidak melenceng jauh dari yang sudah diperkirakan publik Lembata selama ini. Artikel “Pilkada Lembata: Menghitung Hari” pada blog ini pun telah memperkirakannya berdasarkan pernyataan-pernyataan yang selama ini sudah dirilis KPUD Lembata. Mudah-mudahan ketetapan ini tidak menimbulkan gejolak baru lagi di Lembata. KPUD Lembata sudah mengelola dengan cukup baik penyampaian informasi ini, sehingga pada saat penetapan calon, tidak lagi ada kejutan. Justru malah kejutan akan terjadi kalau sekiranya paket-paket yang pernah disemprit KPUD ini malah diloloskan sebagai calon.

Kita berharap sambil berdoa bahwa seluruh persiapan pemilu kada ke proses dan langkah berikutnya akan berjalan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh rakyat Lembata dan para elit politiknya. Ingat, tujuan sejatinya dari seluruh proses politik di Lembata pada umumnya, dan pemilu kada pada khususnya, bukan jabatan bupatinya, melainkan kesejahteraan rakyat Lembata. Mengejar jabatan bupati dengan mengabaikan dan tidak perduli kepada kesejahteraan rakyat Lembata adalah pengkhianatan terhadap jabatan itu sendiri dan terhadap sejarah perjuangan Lembata. Jadilah “tokoh” yang berkiprah untuk kesejahteraan rakyat Lembata, dan bukannya “toko” yang memajang, memanipulasi, dan menjual Lembata untuk kepentingan sendiri. Selamat berjuang mensejahterakan Lembata.

Benyamin Molan Amuntoda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s