MENDAFTARKAN DIRI MEMBANGUN LEMBATA

Akhirnya Pos Kupang menurunkan juga pasangan-pasangan balon yang sudah mendaftar di KPUD Lembata, untuk menjadi calon bupati Lembata dalam pemilu kada 2011 nanti.

Berikut ini adalah nama dan pasangan balon serta akronim/nama paket keramat masing-masing mereka.
1. Frans Making-Usman Syarif (Firman)
2. Bediona Philipus-Fredy Wahon (Lirik Kusplus)
3. Lukas L Witak-Muhidin Ishak (Kasih)
4. Gabriel Tobi Sona-Gerardi Tukan (Titehena)
5. Johanes Lake-Simon Krova (Johnson)
6. Petrus Tawa Langodai- Akhmad Bumi (Petani)
7. Anthanasius Amuntoda-Bernadus Boli Hipir (Sinar)
8. Paulus Doni Ruing-Paulus Mujeng (Papa Nimun)
9. Eliaser Yantje Sunur-Viktor Mado Watun (Lembata Baru)
10. Herman Wutun-Viktus Murin (Titen)
11. Andreas Nula Liliweri-Yoseph Meran Lagaur (Dentang Keadilan)

Sebelas pasangan balon ini sudah mendaftarkan diri untuk diverifikasi di KPUD Lembata menjadi calon bupati pemilu kada Lembata 2011. Rakyat Lembata boleh berharap bahwa pasangan-pasangan ini tidak hanya mendaftarkan diri untuk menjadi calon bupati Lembata, melainkan juga terutama untuk membangun kesejahteraan Lembata. Jabatan Bupati sebenarnya bukan terminal, itu cuma tujuan instrumental. Tujuan terminalnya adalah kesejahteraan orang Lembata. Itu artinya kalau tidak berhasil alias gagal jadi bupati, tidak serta merta berarti gagal membangun Lembata. Orang bisa juga membangun Lembata tanpa harus menjadi bupati. Memang benar bahwa untuk membangun Lembata tidak perlu mendaftarkan diri ke KPUD, tetapi pendaftaran di KPUD (untuk mencalonkan diri jadi bupati), mengindikasikan adanya kemampuan dan niat yang serius untuk membangun Lembata.

Bisa dibayangkan kalau sebelas pasangan ini bersinergi, dan membentuk satu tim, pasti akan terkonsolidasi satu kekuatan besar untuk menggotong Lembata. Bukan hal yang mustahil bahwa Lembata bisa lepas landas, dan mampu terbang seperti burung perkasanya Tuan Beckering, dengan kepalanya menjulur ke timur (Kedang) dan sayap-sayapnya membentang menggapai semenanjung Lewotolok di sebelah utara dan Labala di sebelah selatan.

Itu berarti kalau yang dicari bukan jabatan bupati melainkan kesiagaan untuk membangun Lembata, maka sukses tidaknya mereka, tidak ditentukan oleh verifikasi KPUD. Tetapi kalau yang dicari adalah jabatan bupati, maka hanya satu yang akan sukses dan yang lainnya gagal. Kita tak ingin hanya satu yang sukses dan 10 gagal. Kita ingin kesebelasnya sukses dalam membangun Lembata. Kita berharap mereka menjadi satu tim kesebelasan yang siap bertanding melawan dan mengalahkan kemiskinan serta kemelaratan di Lembata, dan tidak muncul menjadi bagian dari masalah baru yang akan mengkonsumsi banyak biaya, waktu, dan tenaga untuk penyelesaiannya. Mudah-mudahan bupati baru tidak harus menghabiskan waktu untuk rekonsiliasi, dan kegiatan rangkul merangkul di antara para elit atau semacamnya, dan pada gilirannya terpaksa mengabaikan pembangunan dan kesejahteraan bagi rakyat Lembata.

Benyamin Molan Amuntoda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s