JERMAN VS INGGRIS: Kick and Think VS Kick and Rush

Lanjut atau sampai di sini

Dalam bola kehidupan kita sering mengalami ada saatnya nasib kita harus ditentukan. Lanjut atau stop sampai di sini. Sayonara, Au revoi, Auf wieder sehen, good bye, vaya condios, sampai jumpa, adalah bagian dari bola kehidupan. Keputusan harus diambil atau harus diterima.

Jerman lawan Inggris adalah pertandingan yang ditunggu. Tetapi tak begini. Terlalu dini. Sebenarnya yang melenceng dari skenario adalah Inggris. Inggris seharusnya menjadi juara grup agar tidak terlalu dini bertemu dengan Jerman. Tetapi apa boleh buat. Pertemuan dini juga tidak salah. Biar cepat memastikan diri, punya kemungkinan jadi juara atau tidak. Jika tidak, ya lebih baik cepat pulang kampung.

Alasan pertandingan Jerman melawan Inggeris membetot perhatian dunia sepak bola adalah antara lain karena kedua tim telah menorehkan sejarah sepak bola dengan tokoh-tokoh legendaris seperti Franz Beckenbauer dan Bobby Moore yang menonjol pada Final Piala Dunia 1966 di Wimbley, di mana Inggeris menjadi juara. Empat tahun kemudian, kedua tim bertemu lagi di perempat final di Mexico. Gerd Muller menjadi penentu kemenangan Jerman dengan skor 3-2 saat tambahan waktu, setelah Jerman ketinggalan terlebih dahulu 2-0.

Selama pertandingan Piala Dunia kali ini, kedua tim belum menampilkan kehebatannya, selain kejutan-kejutan. Inggeris tampil mengejutkan penggemarnya, hanya karena dua kali seri dengan skor 1-1 melawan USA, dan 0-0 melawan Aljazair. Untung, menang tipis lawan Slovenia bisa menyelamatkan muka Inggris. Jerman juga secara mengejutkan menekuk Australia dengan skor telak 4-0, tetapi kemudian secara mengejutkan juga dijinakkan Serbia 1-0. Untung pada akhirnya Jerman menyelamatkan diri karena mampu menundukkan Ghana.

Sampai sekarang Jerman dan Inggris sudah berjumpa 31 kali. Inggris menang 15 kali dan Jerman 10, dan 6 kali seri. Pertemuan pertama tanggal 20 April 1908 di Berlin dan pertemuan terakhir 19 November 2008 juga di Berlin, dimenangkan Inggris dengan skor masing-masing 5-1 dan 2-1.

Lepas dari hasil-hasil pertandingan selama ini, kedua tim ini punya perasaan sendiri kalau saling bertemu. Inggeris selalu merasa Jerman seperti kerikil dalam sepatu. The good news: England are through. The bad news: Germany are up next,” (Kabar gembira, Inggris lolos. Kabar buruk, Jerman lawan berikutnya), demikian headline pada surat kabar the Guardian seperti dikutip Fifa.com. Walaupun Inggeris mengalahkan Jerman pada tahun 1966 dan menjadi juara, tetapi sejak itu seperti ada rasa ragu campur takut kalau menghadapi Jerman, terutama setelah peristiwa tahun 1970, Jerman mendepak mereka dengan kekalahan yang menyakitkan saat tambahan waktu, saat Inggris sudah unggul lebih dahulu 2-0, berkat gol Gerd ‘Der Bomber’ Mūller. Sejak saat itu kostum Jerman seolah-olah menjadi prelude bagi pesawat berikut yang akan mengangkut Inggeris dan fansnya pulang kampung. Persamaannya sederhana: Piala Dunia ditambah Jerman sama dengan sakit hati bagi Inggris. Observasi ironis yang lucu dari Gary Lineker juga menggambarkan situasi ini. Sepak bola adalah 22 orang menguber-uber bola selama 90 menit dan pada akhirnya Jerman yang menang.

Namun ada juga suara fans Inggris mengenai pertandingan malam nanti menggambarkan dendam Inggris itu: “It’s coming home, it’s coming home, football’s coming home! And after this game, Germany are going home!” FIFA.com user robfylan (England). (Pulang kampung, pulang kampung, sepak bola pulang kampung! Dan setelah pertandingan ini Jerman akan pulang kampung).

Apakah Jerman atau Inggris yang pulang kampung? Jerman dengan tim yang sebagian besarnya muda-muda, apakah masih punya mental panzer?

Kedua tim memang sedang mengalami masalah. Bastian Schweinsteiger, diduga cedera, begitu juga Jerome Boateng. Striker Cacau mengalami gangguan otot perut, tetapi untung Miroslav Klose bisa kembali bermain. Di kubu Inggris Wayne Rooney sedang tidak pada kondisi terbaiknya, lagi pula sedang mengalami masalah pergelangan kaki. Begitu juga Aaron Lennon dan Michael Carrick. Namun tidak diragukan bahwa kedua tim akan mampu menyelesaikan masalah-masalah ini.   Banyak pengamat melihat Jerman lebih berpeluang untuk menang, dengan skor 2-1.

Sementara itu pertandingan lainnya antara ARGENTINA vs MEXICO tampaknya tidak banyak menarik perhatian. Argentina akan menyelesaikan dengan baik pertandingan itu dan mengantongi kemenangan. Prediksi skor: 3-1.

2 thoughts on “JERMAN VS INGGRIS: Kick and Think VS Kick and Rush

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s