ARGENTINA VS KOREA SELATAN

Argentina-Korea Selatan, Group B, Johannesburg (Ellis Park), Kamis17 June, 13.30 (waktu setempat) 18.30 WIB.
Penentu langkah awal pada grup B ini bertemu di Ellis Park. Masing-masing Argentina dan Korea Selatan sudah mengantongi satu kali kemenangan. Mereka tahu bahwa kemenangan kedua ini akan membuka peluang bagi langkah berikutnya menuju putaran 16. Maka pertemuan kedua tim bukanlah pertemuan negatif melainkan pertemuan positif. Artinya yang memang akan lebih memastikan diri ke putaran berikut, sementara yang kalah belum otomatis tersingkir.
Pertemuan Argentina dan Korea Selatan sebenarnya juga merupakan pertemuan antara Diego Maradona dan Huh Jung-Moo sebagai pelatih masing-masing tim, setelah keduanya pernah bertemu sebelumnya sebagai pemain di Piala Duni Mexico 1986. Waktu itu Hun Jung-Moo mendapat tugas sebagai man-marking untuk Diego Maradona. Korea kalah 3-1. Sekarang saatnya bagi Huh Jung-Moo untuk melampiaskan dendamnya. Apa lagi lolosnya Korea Selatan ke putaran 16 akan mencatat dirinya dalam sejarah persepak-bolaan Korea Selatan sebagai pelatih asli Korea Selatan pertama yang mampu menghantar timnya ke putaran 16 Piala Dunia.
Argentina, dengan peringkat Fifa yang jauh lebih tinggi, berada di atas angin untuk memenangkan pertandingan ini. Kalau pertandingan melawan Nigeria dianggap sebagai langkah pemanasan maka Lionel Messi dan kawan-kawan akan semakin padu dan matching dalam mengalirkan bola ke gawang lawan. Tetapi tipe ini pun akan diimbangi oleh Korea Selatan. Tipe kedua tim yang mengandalkan kecepatan akan membuat pertandingan ini menjadi arena adu sprint, kelincahan mengolah bola, dan stamina. Tetapi tentu saja yang dihitung sebagai kemenangan adalah gol, seperti yang ditampilkan secara transparan dalam partai Spanyol melawan Swiss. Spanyol unggul di lapangan, menang dalam penguasaan bola, dan lebih banyak membombardir gawang Swiss dengan tembakan-tembakan sporadis. Tetapi Swis keluar sebagai pemenang karena, yang penting golnya bung. Satu peluang yang menjadi gol itu lebih penting daripada 10 tembakan ke gawang lawan yang sia-sia tanpa satu pun menjadi gol.

ARGENTINA

PENJAGA GAWANG: 1 Diego POZO; 21 Mariano ANDUJAR; 22 Sergio ROMERO

GELANDANG: 2 Martin DEMICHELIS; 3 Clemente RODRIGUEZ; 4 Nicolas BURDISSO; 6 Gabriel HEINZE; 12 Ariel GARCE; 13 Walter SAMUEL; 15 Nicolas OTAMENDI

TENGAH: 5 Mario BOLATTI; 7 Angel DI MARIA; 8 Juan VERON; 14 Javier MASCHERANO; 17 Jonas GUTIERREZ; 20 Maxi RODRIGUEZ; 23 Javier PASTORE

DEPAN: 9 Gonzalo HIGUAIN; 10 Lionel MESSI; 11 Carlos TEVEZ; 16 Sergio AGUERO; 18 Martin PALERMO; 19 Diego MILITO.

PELATIH: Diego MARADONA

KOREA SELATAN

PENJAGA GAWANG: 1 LEE Woon Jae; 18 JUNG Sung Ryong; 21 KIM Young Kwang;

GELANDANG: 2 OH Beom Seok; 3 KIM Hyung Il; 4 CHO Yong Hyung; 12 LEE Young Pyo; 14 LEE Jung Soo; 15 KIM Dong Jin; 22 CHA Du Ri; 23 KANG Min Soo

TENGAH: 5 KIM Nam Il; 6 KIM Bo Kyung; 7 PARK Ji Sung; 8 KIM Jung Woo; 13 KIM Jae Sung; 16 KI Sung Yueng; 17 LEE Chung Yong; 19 YEOM Ki Hun.
DEPAN: 9 AHN Jung Hwan; 10 PARK Chu Young; 11 LEE Seung Yeoul; 20 LEE Dong Gook

PELATIH: HUH Jung Moo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s