Istilah Tangkapan Kuping

Dalam bahasa Indonesia kita mengenal kata-kata bentukan dari bahasa asing. Tetapi sering kita tidak tahu lagi dari mana kata itu sesungguhnya berasal.

Bagi mereka yang membangun rumah pasti akan terbiasa dengan istilah “seplit”, artinya kerikil pecahan batu. Kata ini berasal dari kata bahasa Inggris “split”. Istilah lain yang akrab dengan mereka yang selalu sibuk dengan urusan pembangunan rumah juga adalah “sepiteng”, yakni saluran tempat penampungan tinja. Istilah ini berasal dari kata bahasa Inggeris “septic tank.”

Satu kata yang juga tidak jelas lagi bagaimana mengistilahkannya apa lagi menulisnya, menyangkut plastik sebagai wadah untuk air, minyak tanah, minyak goreng dan sebagainya, yang bisa dibawa-bawa. Ada yang menyebutnya “dirigen”, tetapi ada lagi yang menyebutnya “cerigen, jerigen”. Istilah ini sebenarnya dari kata bahasa Inggeris: “carry can”, artinya wadah yang bisa ditenteng.

Bagi para penebang kayu atau pembuat papan, atau yang berkecimpung dalam pertukangan kayu, tidak asing dengan istilah “sensor”, untuk menunjuk pada gergaji rantai yang bisa dipakai untuk menggergaji pohon atau kayu. Istilah ini sebenarnya berasal dari bahasa Inggeris “chain saw”, artinya gergaji rantai.

Dalam dunia penyelundupan sering dikenal istilah “semokil”, yang sebenarnya berasal dari kata Inggeris “smuggling” yang berarti penyelundupan.

Dari dunia perlistrikan dan penerangan sering dikenal istilah “genset”, pada istilah sesungguhnya adalah “gadget” yang berarti alat.

Dalam dunia pergaulan dan pacaran, sering terdengar istiah cowok/cewek “matre”, untuk menunjuk pada cewek atau cowok yang mata duitan alias materialistis.

Dalam dunia sepak bola kita kenal ada yang bermain sebagai “kifer”. Pada hal istilah aslinya keeper artinya penjaga (gawang). Mengapa p (keeper) diganti dengan f (kifer), sering karena dianggap bahwa orang modern harus bisa ngomong f. Kalau tidak bisa ngomong f dianggap kampungan. Akibatnya kata yang sesungguhnya p malah diubah menjadi f (politik jadi folitik; pakar malah jadi fakar).

Dalam dunia penyakit kita kenal ada “malaria”, penyakit yang disebabkan oleh nyamuk anopheles. Nama penyakit ini sebenarnya berasal dari dua kata bahasa Latin yakni “mala area” (wilayah yang berbahaya).

Orang Indonesia bagian timur suka menggunakan istilah “ubi petatas” untuk menggantikan ubi jalar. Konon istilah itu berasal dari kata bahasa Inggeris “potatoes” yang artinya kentang.

Yang senang naik mikrolet biasa meneriakkan “stop pinggir” untuk meminta sopir menghentikan mobilnya karena penumpang mau turun. Konon katanya ungkapan itu berasal dari kata “stopping here” artinya berhenti di sini.

Benyamin Molan Amuntoda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s