Terimakasih Buat Ayahku yang Guruku

“Dalam usia tinggi
engkau akan turun ke dalam kubur,
seperti berkas gandum
dibawa masuk pada waktunya” (Ayub 5_26)

Ibarat matahari
yang terbit, bercahaya
redup, dan terbenam
pada waktunya

Namun sinarnya
tetap didambakan
setiap insan
yang pernah merasakan kehangatannya

Sinar yang tak pernah padam
Oleh derasnya guyuran hujan seribu musim
Dan oleh kepekatan malam ratusan tahun

Terimakasih atas sekelumit cahaya
yang telah kau pantulkan dari Matahari Sejati
semoga cahaya itu terus menyinari jalan kami
menuju sang Matahari Sejati
yang dengan setia dan tanpa lelah
kau ajarkan kepada kami

Jakarta, 6 Mei 2005
Mengenang 40 Hari Wafatnya Mendiang Ayahanda Tercinta
Aloysius Sio Amuntoda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s