Mokung dan Mokeng

Mokeng itu kakeknya Mokung
Disuruh dulu belajar di sekolah
Tak mampu dia menulis
Boro-boro pandai membaca
Dia diajar sambil dihajar
Diseret bapak mandor sekolah

Ino amo minta ampun
Kucing tak sekolah pun hidup dia mampu
Mengapa mesti aku ke sekolah,
Tanya Mokeng di hati bergejolak

Kini Mokung cucunya Mokeng
Belajar sekarang dia di sekolah
Menulis dia pandai
Membaca apa lagi
Dia diajar tanpa dihajar
Luput dari ayunan belebas mistar
Berkat undang-undang perlindungan Anak

Tapi, Ino amo Mokung numpang tanya
Berhenti sekolah aku mengapa
Mandor sekolah lantaran tiada
Bandar sekolah sudah gantinya

Jakarta, 15 April 2010
Benyamin Molan Amuntoda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s